News Berita

Cerita Ajil Ditto Syuting Film "Istimewa" Bersama Pemain Disabilitas

Aktor Ajil Ditto membagikan pengalaman berkesannya selama syuting film "Istimewa" bersama pemain disabilitas yang baru pertama kali terjun ke dunia film. #kumparanHITS #newsupdate

Cerita Ajil Ditto Syuting Film "Istimewa" Bersama Pemain Disabilitas
Akrtis Ajil Ditto saat ditemui usai press screening film Rest Area di Kawasan Kuningan, Jakarta Selatan. Foto: Aprilandika Pratama/kumparan
Akrtis Ajil Ditto saat ditemui usai press screening film Rest Area di Kawasan Kuningan, Jakarta Selatan. Foto: Aprilandika Pratama/kumparan

Aktor Ajil Ditto membagikan pengalaman berkesan selama syuting film "Istimewa". Dalam film debut rumah produksi Kairos Pictures itu, Ajil beradu akting dengan pemain disabilitas yang baru pertama kali terjun ke dunia perfilman.

“Jujur banget, sebelumnya aku mikir, ‘Wah ini bakal sulit nih sepertinya untuk beradu akting sama mereka, karena mereka juga baru pertama kali di dunia perfilman.’ Tapi ternyata kesulitannya bukan di mereka, tapi di gua,” ujar Ajil dalam konferensi pers di kawasan Pejaten, Jakarta Selatan.

Dalam film "Istimewa", Ajil memerankan sosok Mas Bagas, karakter yang menjadi tempat bergantung bagi teman-temannya. Peran tersebut membuatnya harus tampil tegar di depan kamera, meski secara emosi menurutnya sulit untuk dijalani.

“Aku harus nahan emosi, sering nangis, harus nahan supaya terlihat kuat karena di sini aku sebagai Mas Bagas, seseorang yang mereka andalkan. Ternyata itu sangat sulit,” ucap Ajil.

“Beberapa kali setelah sok kuat di depan kamera, begitu kata "cut", langsung kabur, berpelukan sama ayah, nangis,” tambahnya.

Akrtis Ajil Ditto saat ditemui usai press screening film Rest Area di Kawasan Kuningan, Jakarta Selatan. Foto: Aprilandika Pratama/kumparan
Akrtis Ajil Ditto saat ditemui usai press screening film Rest Area di Kawasan Kuningan, Jakarta Selatan. Foto: Aprilandika Pratama/kumparan

Pengalaman tersebut menjadi salah satu momen paling membekas dalam perjalanan kariernya. Ajil mengatakan hampir setiap hari selalu ada pengalaman baru yang membuatnya semakin betah berada di lokasi syuting.

Saking nyamannya, waktu istirahat yang biasanya ia gunakan untuk tidur justru dihabiskannya bersama para pemain dan kru. Ia memilih mengobrol, bercengkerama, hingga membangun kedekatan dengan seluruh tim produksi.

“Biasanya kalau ada waktu istirahat aku pakai buat tidur. Tapi kali ini enggak. Aku benar-benar berusaha bonding dan blending sama teman-teman istimewa, sama kru, dan juga ayah-ayahku yang tercinta,” kata Ajil.

Selain berbagi pengalaman syuting, Ajil juga menyinggung pesan yang diusung film "Istimewa" mengenai isu diskriminasi terhadap penyandang disabilitas. Ia berharap film tersebut bisa menjadi jawaban bahwa melawan diskriminasi tidak selalu harus dilakukan dengan kemarahan atau kebencian.

Menurutnya, film Istimewa menunjukkan bahwa perjuangan untuk melawan diskriminasi bisa disampaikan dengan cara yang elegan tanpa harus membalas hinaan dengan hinaan.

“Bisa fight back tapi dengan cara yang super elegan, tanpa harus menyakiti perasaan orang lain, tanpa harus membalas cacian dengan cacian. Dan ternyata dijawab di film Istimewa,” tutup Ajil.

Film "Istimewa" adalah film inspiratif karya Kairos Pictures yang disutradarai oleh Ruben Adrian. Istimewa mencatat sejarah sebagai film pertama di Indonesia yang menampilkan enam anak penyandang disabilitas sebagai pemeran utama.

Film "Istimewa" turut dibintangi oleh sejumlah aktor seperti Ajil Ditto, Mathias Muchus, Agus Kuncoro, Ence Bagus, Yanni Melwani. Istimewa akan ditayangkan di bioskop seluruh Indonesia pada 17 September 2026.

Buka sumber asli