News Berita

BYD Sebut Ada 20 Ribu Peminat M6 DM dalam Sebulan

Jumlah 20 ribu calon pelanggan tersebut dihimpun dari seluruh jaringan diler BYD di Indonesia sejak debutnya pada 18 Mei 2026. #kumparanOTO

BYD Sebut Ada 20 Ribu Peminat M6 DM dalam Sebulan
BYD M6 DM. Foto: Syahrul Ghiffari/kumparan
BYD M6 DM. Foto: Syahrul Ghiffari/kumparan

BYD Indonesia mengeklaim respons pasar terhadap M6 DM cukup tinggi sejak pertama kali diperkenalkan. Model plug-in hybrid electric vehicle (PHEV) pertama BYD ini disebut telah menarik puluhan ribu calon konsumen dalam waktu singkat.

Head of Public & Government Relations PT BYD Motor Indonesia, Luther T. Panjaitan, menyebut jumlah minat yang masuk mencapai sekitar 20 ribu calon pelanggan. Angka tersebut dihimpun dari seluruh jaringan diler BYD di Indonesia sejak debutnya pada 18 Mei 2026.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa angka tersebut belum sepenuhnya mencerminkan penjualan. Sebab, tidak semua calon konsumen telah melakukan pemesanan resmi atau menandatangani surat pemesanan kendaraan (SPK).

"Pada tahap awal, sebelum harga resmi diumumkan, kami lebih fokus mengedukasi masyarakat mengenai teknologi DM. Karena harga belum diluncurkan saat itu, aktivitas kami memang belum diarahkan untuk mengejar SPK," ujar Luther saat ditemui di Jakarta, Jumat (12/6/2026).

Suasana peluncuran harga BYD M6 DM. Foto: Fitra Andrianto/kumparan
Suasana peluncuran harga BYD M6 DM. Foto: Fitra Andrianto/kumparan

Ia menjelaskan, edukasi tersebut dilakukan untuk memperkenalkan teknologi Dual Mode (DM) kepada calon konsumen. Strategi ini dinilai penting mengingat segmen PHEV masih tergolong baru di pasar Indonesia.

Kendati belum agresif mengejar penjualan, antusiasme pasar katanya tetap terlihat. Bahkan saat harga resmi diumumkan, sebagian konsumen langsung mengambil keputusan untuk melakukan transaksi.

"Itu pun ternyata, contohnya, hari ini kami bawa 20 konsumen yang tetap mau melakukan pembayaran. Kami calculate itu, leads atau hot prospect yang masuk. tadi sekitar 20.000-an kami terima," kata Luther.

Terkait distribusi unit, BYD lanjut Luther masih melakukan konsolidasi data pemesanan dari seluruh jaringan diler. Hal ini membuat jadwal pengiriman perdana ke konsumen belum bisa dipastikan dalam waktu dekat.

BYD M6 DM. Foto: Syahrul Ghiffari/kumparan
BYD M6 DM. Foto: Syahrul Ghiffari/kumparan

"Distribusi unit masih kami hitung, termasuk data konsumen yang sudah melakukan down payment maupun pembayaran penuh dari seluruh diler," ujarnya.

Di sisi lain, BYD memastikan M6 DM akan diproduksi secara lokal di fasilitas manufaktur mereka di Subang, Jawa Barat. Produksi dalam negeri ini diharapkan dapat mendukung ketersediaan unit sekaligus mempercepat distribusi ke konsumen.

"Produksinya akan kami optimalkan di Indonesia. Kami juga sudah mulai mengirim unit ke beberapa cabang sebagai kendaraan display dan test drive. Secara bertahap, pasokan unit akan terus kami distribusikan," kata Luther.

Buka sumber asli