Bripka Anumerta Arya Supena Gugur Ditembak Pelaku Curanmor Dimakamkan di Metro
Bripka Anumerta Arya Supena Gugur Ditembak Pelaku Curanmor Dimakamkan di Metro #newsupdate #update #news #text

Bripka Anumerta Arya Supena, anggota Ditintelkam Polda Lampung yang gugur saat menggagalkan aksi pencurian sepeda motor di Jalan ZA Pagar Alam, Bandar Lampung, dimakamkan secara kedinasan di Kota Metro, Sabtu (9/5).
Prosesi pemakaman berlangsung khidmat dan dipimpin langsung Direktur Intelkam Polda Lampung, Kombes Pol Efrizal selaku inspektur upacara sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada almarhum yang gugur saat menjalankan tugas.
Kabid Humas Polda Lampung, Yuni Iswandari Yuyun mengatakan, upacara pemakaman kedinasan dilakukan sebagai penghargaan institusi Polri atas pengabdian dan jasa almarhum selama bertugas.
“Pemakaman dilakukan secara kedinasan sebagai penghormatan terakhir kepada almarhum,” kata Yuni.
Sejumlah personel kepolisian, keluarga, serta masyarakat turut hadir mengantarkan kepergian Arya ke tempat peristirahatan terakhir.
Pangkat Dinaikkan Satu Tingkat

Polri menaikkan pangkat luar biasa anumerta kepada Arya. Saat penembakan terjadi pangkat Arya ialah Brigadir Polisi (Brigpol).
"Ini sebagai penghargaan bentuk apresiasi atas pengabdian almarhum yang meninggal dunia saat menjalankan tugas,” kata Yuni.
Ia menjelaskan, saat kejadian Arya tengah melaksanakan tugas piket Intelkam Polda Lampung. Korban kemudian melihat pelaku sedang berusaha merusak kunci sepeda motor.
“Pada saat itu korban sedang jalan dinas karena beliau juga piket Intel dari Polda. Beliau melihat ada dua orang pelaku yang berusaha merusak kunci motor,” ujarnya.
Melihat aksi tersebut, korban kemudian menegur para pelaku. Namun teguran itu berujung perkelahian antara korban dan pelaku yang ternyata membawa senjata api.
“Beliau menegur pelaku, kemudian terjadi perkelahian seperti itu, dan ternyata memang pelaku membawa senjata api,” ujarnya.
Dalam insiden tersebut, korban mengalami luka tembak serius di bagian kepala. Almarhum sempat dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung untuk mendapatkan penanganan medis, namun nyawanya tidak tertolong.
Saat ini, Polda Lampung masih terus melakukan penyelidikan dan memburu para pelaku penembakan. Tim khusus gabungan disebut telah dibentuk untuk mempercepat proses pengejaran.
“Tim khusus sudah dibentuk dari Jatanras Polda Lampung, Polsek, dan Polresta untuk turun menangkap pelaku. Mohon doa dari rekan-rekan media, semoga dalam waktu singkat kita bisa menangkap pelaku tersebut,” tegasnya.