News Berita

BNPB: 100% Kebakaran di TPA Jatiwaringin Padam

BNPB: 100% Kebakaran di TPA Jatiwaringin Padam #newsupdate #update #news #text

BNPB: 100% Kebakaran di TPA Jatiwaringin Padam
BNPB kerahkan heli water bombing dalam upaya pemadaman api via udara di TPA Jatiwaringin Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten (9/7/2026). Foto: Dok. BNPB
BNPB kerahkan heli water bombing dalam upaya pemadaman api via udara di TPA Jatiwaringin Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten (9/7/2026). Foto: Dok. BNPB

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memastikan kebakaran di TPA Jatiwaringin seluas ±15 hektare di Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang, telah padam. Proses pemadaman berlangsung sejak Selasa, 30 Juni 2026.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, mengatakan api berhasil dipadamkan 100 persen pada Kamis (9/7).

"Hingga Kamis malam (9/7) pukul 19.30 WIB, lahan utama TPA Jatiwaringin seluas ±15 hektare yang terdampak kebakaran dilaporkan telah berhasil dipadamkan 100 persen dan saat ini berada dalam fase pendinginan (pembasahan) intensif," kata Abdul dalam keterangannya, Jumat (10/7).

BNPB kerahkan heli water bombing dalam upaya pemadaman api via udara di TPA Jatiwaringin Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten (9/7/2026). Foto: Dok. BNPB
BNPB kerahkan heli water bombing dalam upaya pemadaman api via udara di TPA Jatiwaringin Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten (9/7/2026). Foto: Dok. BNPB

Abdul menuturkan, meski api telah padam, petugas masih mengantisipasi titik-titik panas di area luar TPA Jatiwaringin. Saat ini, proses pendinginan masih terus dilakukan.

"Meskipun area utama di dalam TPA telah terkendali, tim gabungan di lapangan masih mengantisipasi titik panas dan kepulan asap tipis yang terdeteksi di area pembuangan sampah di luar kawasan TPA (dekat situ/danau)," jelasnya.

Masyarakat yang sempat mengungsi, kata Abdul, kini telah kembali ke rumah masing-masing.

"Sementara itu, kondisi sosial masyarakat sekitar dilaporkan kondusif dengan jumlah pengungsi saat ini nihil karena seluruh warga telah difasilitasi untuk kembali ke rumah masing-masing per pukul 19.00 WIB," ujarnya.

Kebakaran ini terjadi sejak Selasa, 30 Juni 2026. Dalam penanganannya, BNPB mengerahkan dua helikopter, 50 unit armada pemadam kebakaran gabungan dari Provinsi Banten, Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan, TNI AD, dan pihak swasta, serta didukung 19 unit alat berat ekskavator dan 38 personel.

Buka sumber asli