BGN Hentikan Sementara MBG Selama Libur Sekolah, Dapur Diaudit
BGN Hentikan Sementara MBG Selama Libur Sekolah, Dapur Diaudit #newsupdate #update #news #text

Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Agustina Arumsari mengatakan pihaknya memanfaatkan momentum libur sekolah untuk melakukan evaluasi besar-besaran terhadap pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Selama periode tersebut, BGN akan menghentikan sementara MBG dan melakukan audit menyeluruh terhadap seluruh dapur.
“Tapi target kami memang tadi sudah kami sampaikan juga 1 bulan ini. Lalu mungkin 3 bulan ke depan itu. Tapi yang jelas kami juga memanfaatkan momentum untuk libur sekolah ini,” kata Arum usai rapat dengan Komisi IX DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (15/6).
“Kami akan stop semua, kami akan audit semua dapur sehingga nanti mudah-mudahan ketika nanti anak-anak sudah masuk sekolah kita sudah lebih baik. Kondisi di lapangan sudah lebih rapi gitu ya,” lanjutnya.
Ia menegaskan penghentian sementara tersebut dilakukan sembari membenahi kualitas dapur.
“Iya, stop untuk yang semasa libur sekolah sambil kita membenahi, itu,” katanya.
Selain itu, BGN juga memperkuat pendataan dan koordinasi dengan berbagai pihak terkait, termasuk unit pengelola data internal.
“Dan terutama tadi masalah data saya kawal betul teman-teman Pusdatin kami dan juga kami sudah mulai melakukan koordinasi dengan pihak-pihak yang sebenarnya sudah memiliki data. Hanya mungkin di masa lalu kemarin ada yang versinya, ‘Oh ya BGN yang tidak mau menerima data kami,’ atau sebaliknya, ‘Oh yang mereka tidak kasih’,” ujar Arum.
“Nah, itu saya yakin sekarang ini adalah program prioritas, maka saya yakin dari kementerian lembaga pun akan mendukung kami,” sambung dia.
Arum menambahkan, penguatan data menjadi fokus utama BGN dalam melakukan perbaikan kebijakan. Menurutnya, kebijakan tidak dapat disusun tanpa basis data yang valid dan terintegrasi.
“Internal kami di BGN pun akan melakukan transformasi ya, dari mulai SDM-nya, dari mulai tata kelolanya. Data itu sangat penting karena itu yang terus terang saya lihat sejak dari awal saya datang,” kata Arum.
“Karena tidak mungkin kita membuat kebijakan tanpa data yang jelas. Nah, itu yang masih terus kami perbaiki. Jadi mohon bersabar,” tambah dia.