News Berita

Berita Populer: Estimasi Biaya Isi Pertamax; Tekanan Industri Otomotif Jepang

Berita populer kumparanOTO, Kamis (11/6) estimasi biaya isi Pertamax harga baru, hingga industri otomotif Jepang tertekan #kumparanOTO

Berita Populer: Estimasi Biaya Isi Pertamax; Tekanan Industri Otomotif Jepang
Petugas melayani pengisian bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamax di SPBU COCO Jalan Ahmad Yani, Semarang, Jawa Tengah, Selasa (1/7/2025). Foto: Aprillio Akbar/ANTARA FOTO
Petugas melayani pengisian bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamax di SPBU COCO Jalan Ahmad Yani, Semarang, Jawa Tengah, Selasa (1/7/2025). Foto: Aprillio Akbar/ANTARA FOTO

Estimasi perhitungan biaya isi bensin Pertamax dengan harga baru untuk model-model LMPV merupakan berita populer kumparanOTO, Kamis (11/6).

Kemudian ada laporan soal industri manufaktur otomotif Jepang yang sedang tertekan, serta BYD yang secara mengejutkan tak masuk dalam daftar merek mobil terlaris Mei 2026.

Selengkapnya rangkuman berita populer kumparanOTO.

Harga Pertamax Naik, Isi Full Tank Avanza Kini Hampir Rp 700 Ribu

Penyesuaian harga Pertamax 92 menjadi Rp 16.250 per liter sejak 10 Juni lalu, dari sebelumnya Rp 12.300, memberikan dampak signifikan pada pengeluaran operasional pemilik mobil. Khususnya segmen Low MPV seperti Toyota Avanza, Mitsubishi Xpander, dan Hyundai Stargazer merasakan lonjakan biaya yang cukup besar untuk sekali pengisian penuh.

Pabrikan Jepang Sepakati Standar Baru Komponen, Dipicu Tekanan Biaya Produksi

Industri otomotif Jepang mengambil langkah berani dengan menyepakati standar baru untuk penggunaan suku cadang, dipicu oleh tekanan biaya produksi dan gangguan rantai pasok global. Raksasa seperti Toyota, Honda, dan Nissan, bersama delapan perusahaan lain, kini menerima komponen dengan cacat estetika ringan yang tidak memengaruhi keselamatan atau performa kendaraan.

BYD Keluar 10 Besar Merek Mobil Terlaris Mei 2026

Pasar otomotif domestik pada Mei 2026 menunjukkan dinamika menarik, dengan penjualan wholesales secara keseluruhan melandai 14,3 persen dibandingkan April. Meskipun Toyota, Daihatsu, dan Suzuki masih mendominasi tiga besar, penurunan performa penjualan bulanan juga dialami oleh sebagian besar pabrikan papan atas.

Buka sumber asli