News Berita

Berita Populer: BYD Klarifikasi Kebakaran Pabrik Subang; Sinyal Wuling Aira ev

Berita populer kumparanOTO, Senin (15/6) klarifikasi BYD Indonesia soal kebakaran pabrik, hingga keran pemesanan Wuling Aira ev #kumparanOTO

Berita Populer: BYD Klarifikasi Kebakaran Pabrik Subang; Sinyal Wuling Aira ev
Ilustrasi logo mobil listrik BYD. Foto: Sena Pratama/kumparan
Ilustrasi logo mobil listrik BYD. Foto: Sena Pratama/kumparan

Klarifikasi BYD Indonesia soal insiden kebakaran yang terjadi di area proyek pembangunan pabrik Subang merupakan salah satu berita populer kumparanOTO, Senin (15/6).

Kemudian sinyal peluncuran Wuling Aira ev yang unitnya sudah mulai bisa dipesan, hingga mengenal teknologi elektrifikasi REEV dan kompabilitas bila diterapkan di Indonesia.

Selengkapnya rangkuman berita populer kumparanOTO.

BYD Klarifikasi Insiden Kebakaran di Pabrik Subang: Tak Ganggu Operasional

BYD Indonesia telah memberikan klarifikasi terkait insiden kebakaran minor di fasilitas produksinya di Subang, Jawa Barat, pada 4 Juni 2026. Perusahaan menegaskan bahwa kejadian tersebut bukanlah peristiwa besar dan tidak memberikan dampak signifikan terhadap operasional pabrik, yang saat ini dalam tahap akhir pembangunan.

Wuling 'Aira ev' Sudah Bisa Dipesan, Meluncur di GIIAS 2026?

Wuling 'Aira ev', calon mobil listrik terbaru dari Wuling, kini sudah dapat dipesan oleh konsumen di wilayah Jabodetabek dengan down payment (DP) sebesar Rp 10 juta. Mobil ini diperkirakan akan meluncur secara resmi di ajang GIIAS 2026 pada akhir Juli, dengan banderol harga yang diperkirakan di bawah Rp 200 juta.

China Mulai Lirik REEV, Cocokkah Teknologi Ini untuk Indonesia?

Range Extended Electric Vehicle (REEV) semakin populer di China sebagai solusi menarik yang menggabungkan sensasi berkendara mobil listrik dengan fleksibilitas kendaraan bensin. Berbeda dari hybrid konvensional, REEV sepenuhnya digerakkan motor listrik, dengan mesin bensin berfungsi eksklusif sebagai generator pengisi daya baterai, bukan penggerak langsung roda.

Buka sumber asli