Amanda Manopo Ungkap Dugaan Guna-guna Mantan Karyawan, Ada Bukti CCTV
Amanda mengaku sempat menjadi sasaran dugaan praktik santet atau guna-guna yang dilakukan mantan karyawannya. #kumparanHITS #newsupdate

Amanda Manopo mengungkap fakta mengejutkan di balik perseteruannya dengan salah satu mantan karyawannya. Amanda mengaku sempat menjadi sasaran dugaan praktik santet atau guna-guna yang dilakukan oknum tersebut di kediamannya.
Amanda mengatakan, dugaan itu terungkap setelah ia memecat mantan karyawannya. Dari rekaman CCTV rumah, ia menemukan aktivitas mencurigakan yang diduga berkaitan dengan praktik mistis.
"Ini agak lucu sih, itu ketahuannya karena dia mendukunin saya dulu. Jadi ada bukti-bukti juga, bukti-bukti otentik yang di mana lewat dari video-video, dari CCTV," ujar Amanda Manopo saat ditemui di Polres Metro Jakarta Selatan.
Tak hanya itu, Amanda mengaku menemukan sejumlah benda yang diduga digunakan untuk ritual mistis di rumahnya. Menurutnya, mantan karyawannya juga diduga melakukan ritual terhadap makanan dan minuman yang ia konsumsi.
"Dari CCTV rumah ada bukti-buktinya di mana ternyata dia taruh tanah kuburan di rumah saya, dari minum yang saya minum ternyata itu pun didoa-doain, bahkan kayak apa sih namanya... dupa. Jadi rumah saya didupa-dupain," ucap Amanda.
Amanda menduga aksi tersebut dipicu persoalan asmara. Ia mengatakan mantan karyawannya tidak menyukai hubungannya dengan sang suami, Kenny Austin. Sehingga, ia diduga berupaya merusak hubungan mereka melalui praktik tersebut.
"Dia melakukan itu karena waktu itu saya memang ada punya hubungan sama suami saya sekarang, dan dia tuh ingin memecahin. Dan waktu itu saya tanya, dia melakukan itu karena memang ada niatan yang ingin memecahkan," ungkapnya.

Meski mengaku sempat terganggu secara psikologis, Amanda memilih menempuh jalur hukum. Ia mengatakan kehadiran putra pertamanya, Baby Zac, menjadi alasan utama untuk memperjuangkan kasus tersebut demi melindungi keluarganya.
"Pokoknya mungkin kalau dulu-dulu saya disenggol, saya diomongin apa segala macam saya diam. Tapi kalau sekarang kalau sudah bawa anak, mungkin sekarang sudah gak bisa diam," katanya.
Sebelumnya, Amanda telah berkonsultasi dengan pihak kepolisian terkait permasalahan tersebut pada 26 Juni 2026. Dalam laporannya, ia turut menyinggung dugaan pemalsuan tanda tangan, penggelapan dana perusahaan, hingga pencemaran nama baik yang diduga melibatkan mantan karyawannya.
Amanda mengaku sebenarnya telah mengetahui persoalan tersebut sejak lama. Namun, ia memilih menundanya karena ingin fokus menjalani pernikahan pada Oktober 2025 serta kehamilan anak pertamanya.
Setelah melahirkan Baby Zac pada 6 Juni 2026, Amanda merasa sudah siap secara fisik maupun mental untuk menyelesaikan persoalan hukum tersebut dan memastikan keluarganya mendapat perlindungan.