Aksi Warga di Malang Dukung MBG: Manfaatnya Sudah Dirasakan
Aksi Warga di Malang Dukung MBG: Manfaatnya Sudah Dirasakan #newsupdate #update #news #text

Sejumlah masyarakat Malang Raya menggelar demonstrasi menuntut program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap diadakan. Aksi ini diadakan di kawasan Bundaran Tugu, Kota Malang, pada Sabtu pagi (20/6).
Massa yang mengenakan pakaian putih-putih dengan tulisan '82 juta penerima manfaat Prabowo Baik', sudah berdatangan sejak pukul 07.00 WIB. Mereka tiba dengan membawa kendaraan, termasuk terlihat mobil operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Tampak sebuah panggung besar disiapkan di antara Balai Kota Malang dan Gedung DPRD Kota Malang. Di atas panggung terlihat banner besar bertuliskan 'Apel Akbar dan Senam Bersama Simpatisan MBG Malang Raya', untuk menyuarakan dukungan terhadap program MBG yang digagas Presiden Prabowo Subianto.

Selain menuntut terus diberlakukannya MBG, massa meminta agar evaluasi MBG dicanangkan di Badan Gizi Nasional (BGN) pusat saja, tanpa harus menyentuh daerah-daerah di Indonesia. Tak hanya berorasi, massa juga turut melakukan kegiatan senam zumba dan bagi-bagi hadiah.
Terlihat beberapa hadiah mulai tumbler atau botol minum, payung, setrika, hingga hadiah utama berupa kulkas, yang disiapkan panitia aksi. Beberapa emak-emak yang diminta menyuarakan aspirasi dukungan terhadap MBG langsung diganjar hadiah-hadiah yang menarik.
Menariknya dari sekian banner sindiran terhadap mereka yang menolak program MBG mengatasnamakan mahasiswa. Spanduk bertuliskan 'Usir Mahasewa yang Mengaku Mahasiswa dari Bumi Arema', dibentangkan tepat di depan Gedung DPRD Kota Malang, atau di sebelah kiri panggung hiburan.
Koordinator MBG Malang Raya Djoni Sudjatmoko mengungkapkan, program MBG yang berjalan satu tahun membuat banyak dari para UMKM, petani, peternak, hingga pedagang sayur, diberdayakan dan diuntungkan. Makanya ia mendorong agar pemerintah di bawah arahan Presiden Prabowo Subianto terus melanjutkan MBG.

"Ini menjadi menguat di publik tentang program strategis nasional yang digagas oleh pemerintah hari ini, yaitu Presiden Prabowo. Biar menggaungkan energi positif agar program ini bisa berjalan dengan dukungan masyarakat, dan target capaian penerima manfaat, khususnya di program MBG ini, bisa meningkat sampai 82 juta seperti instruksi dari Pak Presiden Prabowo," kata Djoni Sudjatmoko, yang juga Ketua Gabungan Pengusaha Makan Bergizi Gratis (Gapembi) Malang Raya ini.
Menurutnya, program MBG memang perlu dievaluasi pasca adanya dugaan korupsi dan suap pengurusan dapur, termasuk mengevaluasi bila ada kejadian-kejadian keracunan yang ada. Tapi hal itu tak berarti harus meniadakan dan menghentikan program itu sendiri di daerah-daerah.
"MBG yang sebelumnya kemanfaatannya sudah dirasakan, efek awal adanya keracunan sudah diminimalisir, kemudian perbaikan-perbaikan di SPB-SPBG untuk masalah higienis sudah terus dilaksanakan, sehingga di lapangan itu sudah minim sekali kesalahan dari SPBG. Lah kok malah dituntut untuk bubar," terangnya.

"Memang ada permasalahan di kantor pusat, ya. Itu kan sudah diselesaikan oleh pemerintah, dibersihkan di atas. Tapi di lapangan, ini kan berjalan sudah sangat baik gitu," imbuhnya.
Ia pun mendorong MBG tetap dilaksanakan merata dan tidak menyasar daerah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar), apalagi MBG merupakan salah satu janji politik Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka dalam menyongsong Indonesia Emas di 2025. Di mana salah satunya pemenuhan gizi menjadi hal utama untuk menyiapkan generasi muda.
"MBG ini adalah amanat janji kampanye, ya, harus dilaksanakan. Karena Pak Prabowo dipilih salah satunya ya karena MBG ini gitu lho. Makanya enggak logis kalau ada yang bilang macam-macam, wong ini sudah berjalan baik di bawah. 3T itu kan sedikit, Mas. Ini kan ngomong Indonesia Emas. Indonesia Emas itu bukan di 3T aja gitu lho. Indonesia Emas ini ya keseluruhan, ya, merata. Seluruh anak-anak kita itu dapat asupan gizi yang merata," kata dia.
Aksi demonstrasi aliansi SPPG ini sendiri berlangsung hingga Sabtu siang (20/6), selain orasi mereka juga menghadirkan hiburan musik dan beberapa hadiah, termasuk bagi-bagi bahan sayuran dan buah-buahan.