News Berita

AIIB Bakal Buka Kantor di Indonesia, Kemenkeu Siapkan lahan

Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB) akan membuka kantor perwakilan di Indonesia dengan fasilitas lahan yang disediakan oleh Kementerian Keuangan.#bisnisupdate #update #bisnis #text

AIIB Bakal Buka Kantor di Indonesia, Kemenkeu Siapkan lahan
Menteri Keuangan Indonesia Purbaya Yudhi Sadewa menghadiri konferensi pers bulanan mengenai anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) di Kementerian Keuangan, Jakarta, Jumat (5/6/2026). Foto: Yasuyoshi Chiba/AFP
Menteri Keuangan Indonesia Purbaya Yudhi Sadewa menghadiri konferensi pers bulanan mengenai anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) di Kementerian Keuangan, Jakarta, Jumat (5/6/2026). Foto: Yasuyoshi Chiba/AFP

Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB) akan membuka kantor perwakilan di Indonesia dengan fasilitas lahan yang disediakan oleh Kementerian Keuangan.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa berhasil mengamankan komitmen pembiayaan senilai USD 17 miliar atau sekitar Rp 303 triliun dari AIIB.

"AIIB juga ingin buka kantor cabang di Indonesia. Kalau saya hitung-hitung kan kalau dikasih pinjaman USD 17 miliar dolar bolehlah," kata dia dalam media briefing di Kantor Kemenkeu, Jakarta pada Jumat (26/6).

Purbaya menjelaskan bahwa pemerintah berkomitmen menyediakan tanah dan bangunan dengan memanfaatkan aset-aset negara yang saat ini tidak terpakai.

Mengenai dana sebesar USD 17 miliar tersebut, Purbaya meluruskan bahwa fasilitas itu merupakan pembiayaan proyek (project financing) untuk sektor produktif, sehingga tidak bisa dikategorikan sebagai utang biasa.

"Ini seperti investasi untuk proyek produktif dengan bunga yang lebih rendah daripada investor biasa, dan asetnya tetap menjadi milik kita. Dananya tersedia sampai 2029 dan bisa langsung dicairkan begitu proyeknya siap," ujar Purbaya.

Pendanaan ini menggunakan skema Multi Year Rolling Pipeline yang akan mengalir langsung untuk mendukung agenda besar pembangunan nasional.

Selain kesepakatan dengan AIIB, kunjungan Purbaya ke China juga bertujuan mematangkan rencana penerbitan instrumen pembiayaan Panda Bond. Pertemuan tersebut menjadi momentum krusial untuk menggalang dukungan dari otoritas keuangan tertinggi di China.

Purbaya menegaskan bahwa proses penerbitan Panda Bond akan segera dimulai dalam waktu dekat setelah pihak kementerian merampungkan komunikasi dengan para investor.

Buka sumber asli