News Berita

5 Cara Mengatasi Komedo di Dagu yang Tak Kunjung Hilang

Komedo di dagu susah hilang? Mulai dari salicylic acid sampai retinoid, ini 5 cara mengatasinya. #womensupdate #update #woman #text

5 Cara Mengatasi Komedo di Dagu yang Tak Kunjung Hilang
5 Cara Mengatasi Komedo di Dagu yang Tak Kunjung Hilang. Foto: Shutterstock
5 Cara Mengatasi Komedo di Dagu yang Tak Kunjung Hilang. Foto: Shutterstock

Komedo di dagu sering kali jadi masalah kulit yang paling bandel. Baru saja hilang, beberapa hari kemudian muncul lagi dalam bentuk bintik kecil hitam yang terasa kasar saat diraba. Area dagu memang termasuk bagian wajah yang rentan mengalami penumpukan minyak, sel kulit mati, dan kotoran, terutama bagi pemilik kulit berminyak atau acne-prone.

Menurut dermatolog bersertifikat asal New York, Blair Murphy-Rose, komedo atau blackheads sebenarnya merupakan pori-pori yang tersumbat oleh minyak, sel kulit mati, dan debris kulit yang kemudian teroksidasi saat terkena udara. Dilansir Byrdie, faktor hormonal, genetika, bakteri, hingga penggunaan produk yang menyumbat pori juga bisa memicu munculnya komedo.

Kalau komedo di dagu terasa tak kunjung hilang, beberapa langkah skincare berikut bisa membantu mengatasinya sekaligus mencegahnya datang lagi. Simak selengkapnya, Ladies!

1. Rajin Membersihkan Wajah dengan Gentle Cleanser

Rajin Membersihkan Wajah dengan Gentle Cleanser. Foto: Shutterstock
Rajin Membersihkan Wajah dengan Gentle Cleanser. Foto: Shutterstock

Membersihkan wajah secara rutin jadi langkah paling dasar untuk mencegah komedo makin parah. Kamu bisa menggunakan facial wash yang gentle dan non-comedogenic agar minyak dan kotoran tidak menumpuk di area dagu.

Kulit berminyak biasanya lebih rentan mengalami komedo karena produksi sebum yang lebih tinggi. Karena itu, mencuci wajah dua kali sehari secara rutin dapat membantu menjaga pori-pori tetap bersih tanpa membuat skin barrier iritasi.

2. Gunakan Salicylic Acid untuk Membersihkan Pori

Gunakan Salicylic Acid untuk Membersihkan Pori. Foto: Shutterstock
Gunakan Salicylic Acid untuk Membersihkan Pori. Foto: Shutterstock

Salah satu kandungan yang paling sering direkomendasikan dermatolog untuk mengatasi komedo adalah salicylic acid atau BHA. Kandungan ini bekerja masuk ke dalam pori untuk melarutkan minyak dan membersihkan sumbatan dari dalam.

Salicylic acid juga membantu mengangkat sel kulit mati sehingga pori-pori tidak mudah tersumbat lagi. Kandungan ini bisa ditemukan dalam bentuk cleanser, toner pad, serum, maupun spot treatment. Namun, penggunaannya tetap perlu dilakukan perlahan agar kulit tidak over-exfoliated.

3. Eksfoliasi dengan AHA Seperlunya

Eksfoliasi dengan AHA Seperlunya. Foto: Dok. Shutterstock
Eksfoliasi dengan AHA Seperlunya. Foto: Dok. Shutterstock

Selain BHA, kandungan AHA seperti glycolic acid dan lactic acid juga dapat membantu mengurangi komedo. Jika salicylic acid bekerja masuk ke pori, AHA membantu mengangkat sel kulit mati di permukaan kulit yang bisa memicu penumpukan kotoran.

Eksfoliasi cukup dilakukan satu sampai dua kali seminggu agar kulit tidak iritasi. Penggunaan yang terlalu sering justru bisa membuat skin barrier terganggu dan memicu produksi minyak berlebih.

4. Pakai Retinoid untuk Mencegah Komedo Datang Lagi

Pakai Retinoid untuk Mencegah Komedo Datang Lagi. Foto: Prostock-studio/Shutterstock
Pakai Retinoid untuk Mencegah Komedo Datang Lagi. Foto: Prostock-studio/Shutterstock

Kalau komedo terus muncul berulang, retinoid bisa jadi salah satu solusi jangka panjang. Kandungan turunan vitamin A ini membantu mempercepat regenerasi kulit, mengurangi produksi minyak, sekaligus mencegah penyumbatan pori.

Retinoid seperti adapalene atau tretinoin jadi salah satu cara paling efektif untuk mencegah blackheads terbentuk kembali. Namun karena sifatnya cukup kuat, penggunaannya sebaiknya dimulai perlahan, misalnya dua sampai tiga kali seminggu terlebih dahulu.

5. Hindari Memencet Komedo Sendiri

Hindari Memencet Komedo Sendiri. Foto: Shutterstock
Hindari Memencet Komedo Sendiri. Foto: Shutterstock

Meski terasa gemas ingin langsung mengeluarkannya, memencet komedo sendiri justru bisa membuat kulit iritasi dan meradang. Risiko lainnya adalah bekas luka, hiperpigmentasi, bahkan jerawat yang makin parah.

Dermatolog juga tidak terlalu menyarankan penggunaan pore strip karena bisa mengganggu skin barrier. Jika komedo terasa sangat membandel dan tidak membaik dengan skincare biasa, konsultasi ke dokter kulit untuk tindakan ekstraksi profesional bisa jadi pilihan yang lebih aman.

Buka sumber asli