15 Korban di RSUD Bekasi Sudah Pulang, 3 Jenazah Dijemput Keluarga
15 Korban di RSUD Bekasi Sudah Pulang, 3 Jenazah Dijemput Keluarga #focus #kavskrl #news #text

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Tjahyono menyebut sebanyak 15 korban tabrakan kereta yang dirawat di RSUD Kota Bekasi sudah diperbolehkan pulang usai menjalani perawatan. Sementara itu, tiga korban meninggal dunia telah dipulangkan ke daerah asal masing-masing.
Hal itu disampaikan Tri saat ditemui di RSUD Kota Bekasi, Selasa (28/4).
“Jadi oleh karena itu jumlah dokter juga yang biasanya tiga, hari ini kita siapkan enam. Paramedisnya juga kita lakukan penambahan ya, sehingga tidak mengurangi dari pekerjaan yang memang sudah rutinitas, terkait dengan pelayanan yang diberikan oleh RSUD. Demikian juga penyiapan kamar-kamar ya, karena hari ini sudah ada 15 [orang] yang pulang,” ujar Tri.
Ia menjelaskan, korban yang pulang umumnya hanya membutuhkan perawatan jalan.
“15 korban yang sudah kembali, cukup dengan perawatan jalan. Kemudian yang sudah masuk ke bangsal, 13 sudah masuk ke bangsal. Jadi semakin berkurang menunggu kosong,” lanjut dia.

Sedangkan, 3 korban yang meninggal dunia sudah dijemput keluarganya masing-masing dan dibawa ke rumah duka.
“Dan tiga korban yang meninggal; satu dibawa ke Wonogiri, satu dibawa ke Cilacap, dan satu dibawa ke Kemayoran. Jadi update terakhir seperti itu, dan ini masih terus diupayakan karena masih ada juga korban yang belum bisa dievakuasi di lokasi,” ujarnya
Tri menambahkan, korban meninggal dunia tersebar di sejumlah rumah sakit.
“Di rumah sakit lain masih ada ya. Jadi yang meninggal juga ada di Kramat Jati Polri satu, di Mitra Keluarga satu, di RS Bella satu. Jadi ter-update enam yang meninggal dunia ya. Di Primaya ada, di Bela ada, Mitra ada, Hermina juga ada. Jadi masih tersebar di berbagai rumah sakit yang ada,” ucapnya.
Kecelakaan terjadi pada Senin (27/4) sekitar pukul 20.52 WIB di emplasemen Stasiun Bekasi Timur. Peristiwa ini melibatkan KRL Cikarang Line dan KA Argo Bromo Anggrek relasi Gambir–Surabaya Pasar Turi.
Hingga Selasa pagi (28/4), KAI mencatat korban dalam insiden ini 14 orang meninggal dan 84 orang luka.