11 Orang Tahanan Polres Kolaka Utara Kabur, 2 Sudah Tertangkap
11 Orang Tahanan Polres Kolaka Utara Kabur, 2 Sudah Tertangkap #newsupdate #update #news #text

Sebanyak 11 orang tahanan dilaporkan kabur dari ruang tahanan Polres Kolaka Utara, Sulawesi Tenggara, Kamis (2/7) dini hari.
Kapolres Kolaka Utara, AKBP Ritman Todoan Agung Gultom mengatakan, dari 11 tahanan yang melarikan diri, dua di antaranya telah ditangkap.
"Iya betul, 11 tahanan kabur. Tapi dua orang sudah ditangkap," kata Ritman.
Ia mengatakan, tahanan tersebut kabur sekitar pukul 03.30 WITA dengan cara merusak ventilasi ruang tahanan, lalu memanjat ke atap menggunakan selang air.
"Ventilasi bagian atas dirusak, sepertinya di gergaji besi. Mereka lewat di situ," ungkapnya.
Merespons kaburnya para tahanan, Polres Kolaka Utara segera membentuk tim pencarian. Razia digelar, penyekatan dilakukan di sejumlah titik strategis untuk mempersempit ruang gerak para tahanan.
Hasilnya, dua dari mereka berhasil ditangkap. Pelaku inisial S ditangkap sekitar pukul 14.14 WITA di kawasan pegunungan Desa Katoi, Kecamatan Katoi. Sedangkan pelaku inisial S alias L ditangkap di wilayah Kecamatan Rante Angin sekitar pukul 17.18 WITA.
"Untuk 9 orang tahanan lainnya masih dalam pencarian," tegasnya.
Kapolres mengimbau dan meminta kepada pihak keluarga tersangka maupun warga yang mengetahui, melihat, atau memiliki informasi mengenai keberadaan para tahanan tersebut agar segera melaporkannya ke Call Center 110 Polres Kolaka Utara atau menyerahkannya kepada petugas terdekat demi keamanan bersama.
Identitas tahanan kabur
Para tahanan ini berasal dari beragam kasus tindak pidana. Berikut adalah identitas mereka, dan jenis tindak pidana para narapidana sesuai data dari Polres Kolaka Utara:
Kasus Penganiayaan atau KDRT
M. Idris, kasus penganiayaan atau KDRT
Rama Fitrah, kasus KDRT
Kasus Pencurian
Taslim
Irwan,
Muh. Sidik,
Agrifaldi
Sahrul
Farel
Pencurian Motor (Curanmor)
Ilham terlibat kasus pencurian motor
Narkoba
Nasruddin
"Operasi pencarian dilakukan secara intensif, termasuk di wilayah pegunungan," tutup Ritman.