News Berita

11 Bayi Diamankan dari Rumah di Sleman, 3 Dilaporkan Kurang Sehat

Sebanyak 11 bayi diamankan dari sebuah rumah di Pakem, Sleman. 3 bayi dikabarkan mengalami gangguan kesehatan. #publisherstory #pandanganjogja

11 Bayi Diamankan dari Rumah di Sleman, 3 Dilaporkan Kurang Sehat
Ilustrasi bayi. Foto: Pixabay
Ilustrasi bayi. Foto: Pixabay

Sebanyak 11 bayi diamankan dari sebuah rumah di wilayah Kalurahan Hargobinangun, Kapanewon Pakem, Kabupaten Sleman. Bayi-bayi tersebut ditemukan setelah aparat kepolisian bersama sejumlah instansi terkait mendatangi lokasi pada Jumat (8/5).

Lurah Hargobinangun, Amin Sarjito, mengatakan aktivitas di rumah tersebut diperkirakan baru berjalan sekitar satu minggu. Rumah itu disebut milik orang tua seorang bidan yang bekerja dan memiliki klinik di kapanewon lain serta tidak berdomisili di wilayahnya.

Saat didatangi petugas, delapan bayi menurut Amin dinyatakan sehat setelah diperiksa puskesmas. Sementara tiga bayi lainnya diduga mengalami gangguan kesehatan dan langsung mendapat penanganan lebih lanjut.

“Kondisi bayi sebagian tidur. Diperiksa dari puskesmas juga yang 8 sehat. Yang 3 itu ada indikasi kurang sehat, ada yang kuning, kelainan jantung atau apa itu yang lebih paham dari Puskesmas,” kata Amin kepada Pandangan Jogja, Sabtu (9/5).

Amin menyebut tiga bayi telah dibawa oleh orang tuanya. Sedangkan delapan bayi lainnya dibawa ke rumah sakit dan Balai Rehabilitasi Sosial dan Pengasuhan Anak (BRSPA) di bawah penanganan Dinas Sosial Sleman.

“Kemarin dari 11 itu, yang diambil ibunya itu 3, yang sisanya dibawa ke rumah sakit dan ke Balai di Dinas Sosial Sleman. Diambil alih Dinas Sosial,” ujarnya.

Ia juga mengatakan pemerintah kalurahan tidak pernah menerima pemberitahuan maupun permohonan izin terkait aktivitas di rumah tersebut. Kasus itu pertama kali diketahui setelah adanya laporan warga.

“Kurang lebih satu minggu kayaknya. Enggak ada izin ke kami, jadi kami awalnya itu hanya mendapat laporan dari warga masyarakat, terus kami datangi. Saya undang Pak Panewu dan Pak Kapolsek untuk ikut melihat di situ,” ujarnya.

Kapolsek Pakem, Kompol Samiyono, membenarkan temuan tersebut dan mengatakan kasus ini kini ditangani Unit PPA Polresta Sleman.

“Bukan ditangkap, ini atas informasi warga ada beberapa bayi di suatu rumah dan kita cek ke lokasi tersebut. Untuk penanganan sekarang oleh PPA Polresta Sleman, sekarang masih penyelidikan. Sekarang bayi sudah dibawa ke Balai Rehabilitasi Sosial dan Pengasuhan Anak (BRSPA),” kata Samiyono.

Kasi Humas Polresta Sleman, Iptu Argo Anggoro, mengatakan penanganan dilakukan bersama pemerintah kapanewon, kalurahan, BRSPA Dinsos, dan Dinas Pendidikan.

“Saat ini yang menjadi prioritas utama adalah keselamatan dan kesehatan anak-anak tersebut dan kami akan selalu berkoordinasi dengan instansi terkait dalam penanganan selanjutnya,” kata Argo dalam keterangan tertulisnya.

Buka sumber asli